Total Putus Sekolah 2025
Lonjakan 2.000% dibanding 2014
Rata-rata Lama Sekolah
Target Wajib Belajar: 12 Tahun
Sekolah Rusak (Gempa)
3.051 Ruang Kelas Terdampak
Angka Partisipasi (16-18)
24% Remaja Tidak Bersekolah
Tren Kenaikan Drastis (10 Tahun)
Distribusi Geografis & Risiko
Lombok Barat, Utara & Sumbawa
Kemiskinan tinggi, infrastruktur rusak (Jembatan Lembar), sisa trauma gempa.
Mataram & Kota Bima
Akses lebih baik, pusat ekonomi dan fasilitas pendidikan memadai.
Faktor Penyebab Utama
Kemiskinan
Biaya seragam, buku, & transport tak terjangkau.
Pernikahan Dini
Faktor dominan pada remaja putri (16-18 thn).
Akses Fisik
Jembatan putus & jarak sekolah yang sangat jauh.
Pasca Pandemi
>2.000 siswa SMK/MA tidak kembali sekolah.
Program Intervensi Saat Ini
| Program | Sasaran | Status |
|---|---|---|
| Beasiswa Miskin | Siswa Kurang Mampu | Butuh Evaluasi |
| BOS Plus | Sekolah Negeri/Swasta | Aktif |
| Sekolah Terbuka | Putus Sekolah SMA | Strategis |
Rekomendasi Kebijakan Utama
Integrasi Bansos
Hubungkan program PKH langsung dengan insentif kehadiran sekolah (Beasiswa & Transport).
Akses Infrastruktur
Prioritaskan pembangunan jembatan dan perbaikan jalan di wilayah terdeteksi banyak drop-out.
Monitoring Data Real-time
Gunakan sistem integratif untuk memantau APS dan RLS per jenjang secara transparan tiap tahun.